Rabu, 21 April 2010

rara n aurel 3


hari begitu cerah, matahari tersenyum bangga setelah mengalahkan awan hitam yang membuat percikan air di sebagian tempat, tampak sepasang kekasih sedang berpegangan tangan dengan senyumnya mengalahkan senyuman matahari di siang hari, aurel memandang rara yang sedang asyik mengotak atik hape, mereka memilih taman satwa ragunan sebagai tempat kencan, selain tempat ini jauh dari sekolah mereka, hari ini adalah hari pembukaan sirkus di taman satwa ragunan, mereka sudah memesan tiket untuk menonton sirkus, namun karena ada sesuatu halangan dari pihak taman satwa, maka pertunjukan sirkus di tunda, keadaan ini di manfaatkan aurel untuk mengajak rara duduk berdua di kursi yang disediakan taman satwa. "aurel, aku kan pengen liat singa, kok lo malah ngajak aku kesini??" tanya rara yang sudah terlalu kesal karena permintaannya tidak dikabulkan aurel, "kita kan mau liat sirkus, pasti entar ada singanya kok,,, bila perlu kamu foto foto sama singanya,,, biar kamu dimakan sekalian" jawab aurel santai, rara mencubit aurel, "awww sakit tau,,," teriak aurel, "biarin" jawab rara sambil memalingkan wajahnya "ihhhh marah nih,,, jelek banget kalo marah, kayak anak singa kehilangan induknya, hihihi" kata aurel mengejek rara, rara memukul kursi, lalu berdiri dan pergi, aurel senyum senyum melihat tingkah kekasihnya itu, "gue pulang,,!!!"kata rara lalu pergi, aurel berlaRI menarik tangan rara lalu memeluknya, "ra,,, kita udah lama banget ga berduaan kayak gini, aku mau hari yang indah ini kita habiskan hanya berdua saja" jawab aurel, aurel mandorong badan rara sampai terlihat semua muka rara yang sangat cantik, lalu perlahan bibirnya mendekat rara menutup mata, bibirnya yang mungil siap menerima sentuhan cinta dari bibir kekasihnya itu, lima menit berlalu, ia tak merasakan sesuatu apapun, lalu rara membuka mata, dan betapa kagetnya rara karena di depannya tak ada sispspun, lalu dibelakangnya ada sesuatu yang menyentuh, rara berpaling, lalu "dorrrrr" rara kaget sekali, jantungnya serasa mau copot, "hahaha,,,,"ternyata itu aurel, ia tertawa lepas melihat rara yang kaget karena kejutan itu,.

bersambung

Minggu, 18 April 2010

DORAEMON


AKU INGIN BEGINI
AKU INGIN BEGITU
INGIN INI INGIN ITU
BANYAK SEKALI,,,,
SEMUA SEMUA SEMUA
DAPAT DI KABULKAN
DAPAT DIKABULKAN DENGAN KANTONG AJAIB,,,
AKU INGIN TERBANG BEBAS DI ANGKASA,,,
HEI BALING BALING BAMBU,,,,

LA LA LA
AKU SAYANG SEKALI
DORAEMONN

LA LA LA
AKU SAYANG SEKALI
DORAEMONNN

hari nih gue puas banget baca komik doraemon, makin lama baca bukannya makin bosan, tapi makin menarik aja, khayalan tingkat tinggi gue kembali muncul, coba aja gue di beliin meja belajar, trus tiba tiba cucu gue dateng dari dalem laci itu n bawain doraemon untuk nemenin keseharian gue,,,, kata pertama yang gue ucap saat itu adalah "mama,,,,,,,,,, ada doraemon dateng,,,,,, siap siap kemasin baju kita pergi piknik ke menara eifel pake pintu kemana saja, hahahaha" trus gue langsung pingsan karena ga sanggup ngejalanin hidup yang penuh kebahagiaan nantinya,,,, hehehe trus gue minta doraemon ngeluarin mesin pembuat salju, soalnya di indonesia ga ada salju, pokoknya hidup gue ke depan bakal lebih terjamin deh,.,,, kalo mau ngarjain tugas tinggal minta pensil otomatis yang bisa ngerjain tugas secara otomatis waktu kita pegang tuh pensil bergerak sendiri, trus waktu pengen presentase tinggal minta keluarin sarung tangan yang bisa transfer pikiran cuma dengan salaman, yang pasti gue ga perlu motor, atau mobil untuk pergi kemana mana, kan ada baling baling bambu,,,,, hahaha kembali ke dunia nyata deh,,, bisa di opname gue kalo mikirin yang kayak gitu trusss tapi yang paling gue pengen dari alat doraemon itu adalah mesin waktu,,, gue pengen balik ke masa lalu, banyak banget kesalahan gue yang harus gue perbaiki, sekarang gue nyesal, gue pengen banget ngomong ma gue di masa lalu, kalo gue nih punya masa depan, n masa depan itu ga semata mata instan, ga seperti kita ngeliat sby yang udah jadi presiden tanpa kita tau gimana usahanya untuk jadi presiden, semua itu harus ada perjuangan, makanya sebelum gue lanjutin perjuangan gue sekarang, gue perlu masa lalu gue untuk bisa berusaha lebih dan lebih,,,, karena masa lalu adalah bagian dari masa depan,,,

Jumat, 16 April 2010

rehasia terbongkarnya windows 8





8Microsoft sedang kebakaran jenggot, sebab spesifikasi Windows 8, yang merupakan kelanjutan dari Windows 7, bocor dan tersebar luas di internet. Parahnya, yang membongkar sistem operasi terbaru itu, adalah karyawan Microsoft sendiri. Detail mengenai Windows 8 itu sendiri bermula dari Robert Morgan, yang menuliskannya di dalam kolom profil di situs jaringan bisnis Linkedln. Morgan yang memegang posisi Senior Research and Development menuliskan, kalau dirinya bekerja di departemen penelitian dan pengembangan dengan tingkat keamanan tinggi untuk proyek jangka panjang dan menengah.

Cerobohnya di profilnya, Morgan menuliskan sedang mengerjakan proyek Windows 8 dan berencana membuat Windows 9. Di dalam profil tersebut juga tertulis “Kernel Windows 8 kompatibel dengan arsitektur 128-bit dan Windows 9 sedang dalam perencanaan”. Demikian yang dikutip melalui PC World, Selasa (13/10/2009).

Padahal seperti diketahui, Windows 7 yang telah dirilis pada 22 Oktober 2009 kemarin, baru mendukung 32-bit dan 64-bit. Untuk dukungan 64-bit sendiri, Microsoft menggunakannya pertama kali pada Windows XP Profesional edisi X64 yang diluncurkan pada Mei 2005 silam.

Belum ada tanggapan dari Microsoft mengenai bocornya sistem operasi yang masih dirahasiakan ini. Morgan yang membocorkan Windows 8 dan Windows 9 telah menghapus tulisan tersebut di dalam profilnya, walaupun ‘jejak kejahatannya’ dapat terekam di mesin pencari Google

sumber: http://www.retarixsite.co.cc/komputer/rahasia-windows-8-terbongkar/

Sabtu, 03 April 2010

meski ODHA harus tetap semangat


Kami Tetap Semangat Walau Dipandang Miring
Tidak selamanya semangat ODHA luntur akibat terjangkit virus mematikan tersebut. Hal itu dibuktikan oleh dua ODHA, sebut saja Mawar dan Melati, yang penuh semangat memberikan kesaksian di hadapan pengunjung Atrium Kuala Kencana, Sabtu lalu.
Mawar dan Melati adalah dua wanita beda usia yang tangguh melawan derita batin akibat terjangkit virus HIV/AIDS. Sebelum Mawar memberikan kesaksian kepada semua pengunjung, banyak yang tidak tahu bahwa ibu satu anak berusia satu tahun yang mengenakan kaca mata hitam model masa kini itu adalah penderita HIV/AIDS sejak dua tahun lalu.

Dari awal acara renungan AIDS dilaksanakan, tingkah Mawar tidak sedikitpun menunjukkan bahwa tingkah wanita bertubuh sintal tersebut sebagai ODHA. Mawar dengan percaya diri mengabadikan moment-moment penting yang terjadi pada renungan tersebut dengan kamera kecil yang tak lepas dari genggaman tangannya.Hal serupa dilakukan rekannya, Melati. Mawar dan Melati duduk bersama-sama di kursi tamu. Keduanya pun berbaur dengan sesama.

Ketika Mawar dan Melati dipanggil ke panggung untuk memberikan kesaksian, tidak sedikit pun keraguan atau kesedihan terpancar dari wajah mereka. Sebaliknya, mereka selalu melempar senyum kepada peserta renungan.Mawar yang duduk di kursi sofa, tampak bersemangat seakan tak sabar menunggu pertanyaan yang diajukan pengunjung termasuk Penjabat Bupati Mimika A. Allo Rafra maupun Drs. Yoseph Yopi Kilangin yang hadir diantara undangan.

Melati yang mengenakan blus hijau dipadu celana putih tanpa kaca mata hitam, juga tampak anggun di atas pentas.
Saat-saat yang dinanti-nantikan pun tiba ketika pemandu acara Krisyanto dari Department Public Health and Malaria Control (PHMC) PTFI mengajukan pertanyaan. Bagaimana perasaan Mawar dan Melati sekarang? Dengan kompak, keduanya menjawab; biasa saja, sama seperti yang lain.

Salah satu kesaksian Mawar dan Melati yang patut direnungkan secara mendalam oleh seluruh masyarakat untuk menjauhi perilaku yang bisa menyebabkan tertular HIV/AIDS adalah: "Cukup kami, jangan yang lain."

Pertanyaan demi pertanyaan pun mengalir. Salah satunya sejak kapan keduanya tertular HIV/AIDS? Mengapa bisa tertular?
Pada kesempatan itu, Mawar menjawab bahwa dirinya tidak tahu kapan tertular penyakit yang belum ada obatnya itu. Yang jelas menurut Mawar, dirinya tertular HIV/AIDS dari teman "tidurnya" pada masa silam.Â

Hingga pertengahan tahun 2005, Mawar yang memiliki berat badan 80 kilogram, merasakan mengalami penurunan berat badan secara drastis sebesar 12 kilogram. Bobot badannya pun menjadi 68 Kg. Ketika itu, dalam benak Mawar belum tersirat bahwa dirinya terinveksi virus HIV/AIDS.

Pada akhir 2005, berat badannya kembali turun secara drastis sebesar 10 Kg. Bobot Mawar tinggal 58 Kg. Mawar pun terus bertanya-tanya. Hingga pada suatu hari, ia mendapat kabar dari kerabatnya yang mengatakan jika berat badan turun secara drastis, bisa jadi terjangkit HIV/AIDS.

Atas kebaikan kerabatnya, Mawar diajak memeriksakan kesehatannya pada dokter di salah satu rumah sakit di Jayapura, ibukota Provinsi Papua. Beberapa hari menunggu, akhirnya Mawar menerima hasil pemeriksaan medis. Petugas kesehatan menyatakan dirinya positif terjangkit HIV/AIDS.Â

"Bagaikan disambar petir," kata Mawar kepada wartawan Radar Timika sesaat setelah memberi kesaksian pada renungan HIV/AIDS Nusantara oleh PTFI tersebut.Ketakutan pun menghantui perasaan Mawar. Ia takut jika kedua orang tuanya mengetahui hasil tes tersebut. Tapi hal itu tak berlangsung lama. Mawar pun memberanikan diri memberitahukan hasil pemeriksaan yang menyebutkan dirinya positif terjangkit virus HIV/AIDS tersebut kepada keluarganya.

Beruntung, setelah memberitahukannya, ketakutan akan adanya diskriminasi sampai ancaman yang mungkin datang dari keluarganya sendiri, tidak terbukti. Justru sebaliknya, pihak keluarga memberinya dukungan dan motivasi untuk hidup.
Mawar yang bekerja di kantor pemerintah ini pun optimis menjalani hidupnya. Bahkan ia tak segan-segan saat ini melanjutkan studinya guna meraih gelar master (magister) di salah satu perguruan tinggi negeri.

Setelah keluarga menerima, bagaimana perlakuan tetangga ketika mengetahui dirinya terjangkit virus HIV/AIDS? Pada awalnya, kata Mawar, perlakuan kurang mengenakkan kerap ia terima dari tetangganya, bahkan pada suatu hari anak sematawayangnya mendapat perlakuan buruk dan dijaukan dari teman-temannya.

Tapi, Mawar mengambil sisi positifnya saja, ia tetap menjalani hidup penuh optimisme. Baginya, hidup tetap berlanjut. Hujatan dan diskriminasi tidak akan mempengaruhi semangat hidupnya. "Saya tidak pusing , emangnya mereka yang kasih saya makan?" pungkasnya. "Cukup saya, jangan yang lain," tambah Mawar.

Pengalaman Melati tak kalah memprihatinkan. Ibu satu anak ini ditinggal meninggal dunia oleh suaminya sehari sebelum ia melahirkan mengatakan. Tapi sekarang Melati tegar. Perasaan yang dirasakannya kini, tidak berbeda jauh dengan perasaan sebelum tahu bahwa dirinya terjangkit virus HIV/AIDS yang menular dari suaminya.

Melati mengisahkan, awalnya sebelum menikah, dirinya tidak tahu kalau sang suami telah terjangkit virus tersebut. Akhirnya, Melati menikah dan mengandung anak. Ketika itulah Melati terkejut ketika mendapat berita bahwa suaminya terjangkit virus HIV/AIDS. "Kaget dan sedih bercampur jadi satu," ujarnya.

Melati kemudian memeriksakan darahnya di sebuah rumah sakit di Makassar pada Desember 2006. Hasil pemeriksaan darah tersebut tidak diketahuinya hingga awal 2008. Selanjutnya Melati memutuskan kembali memeriksakan diri pada VCT (Voluntary Consulling and Testing) Mimika pada April 2008. Akhirnya Melati tahu bahwa dirinya positif terjangkit virus HIV/AIDS.Â
Karena sesuai dugaannya sejak awal, Melati pun tidak kaget menerima hasil pemeriksaan VCT tersebut. Keluarga Melati maupun keluarga suaminya, menerimanya dengan penuh keihlasan tanpa adanya diskriminasi.

Kini, apakah Melati takut akan kematian? Dengan santai, ibu berusia 20 tahun tersebut menjawab, "Saya tidak takut dengan kematian, karena tanpa HIV/AIDS pun saya akan mati." Apakah Melati sakit hati tehadap suaminya? Dengan tulus Melati menjawab, "Saya tidak sakit hati atau kecewa dengan suami saya. Cukup saya yang terjangkit virus ini."Â

Mendengar kesaksian dan jawaban Mawar maupun Melati atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada keduanya, Penjabat Bupati Allo Rafra tampak tertegun. Pada kesempatan itu pun bupati diberi kesempatan mengajukan pertanyaan,Â
Pernahkan mengajak teman-teman untuk periksa? Mawar mengatakan dirinya sering mengajak teman-temannya untuk memeriksakan darah, sedangkan Melati mengatakan tidak pernah. Keduanya sama-sama berharap kelak anak-anaknya berguna bagi nusa dan bangsa. (*)Â
Penulis: MISBA LATUAPO, Radar Timika

sumber : http://www.satudunia.net/?q=content/meski-odha-hidup-harus-tetap-semangat

makna sebuah cinta...


hmm gue lagi giat giatnya nge post blog nich,,,, awalnya iseng aja ehh ternyata keterusan,, bingung mosting apa, tapi setelah nonton sebuah reality show di salah satu stasiun tv swasta, berikut dialog yang sangat singkat nya,,

cowo; gimana? kamu senang ga??
cewe: hmm senang banget,,,
cowo: aku mau ngomong nih,,
cewe: apa??
cowo: kita kan udah jalan seharian ini, aku mau tau gimana perasaan nkamu ke aku
cewe: maksudnya apa?
cowo: aku suka kamu, kamu mau ga jadi pacar aku?
cewe: (diam,,,,)
cowo: kita kan udah seharian jalan, kamu mau kan jadi pacar aku?/


edan,,,,,,, edan,,,,, ini masalah cinta loh,, gue aja butuh waktu paling cepat satu bulan untuk jatuh cinta ma cewe, sehari itu sangat kurang,,, cinta itu butuh proses, n menurut gue proses itulah yang membuat cinta itu menjadi indah, dan proses itu tidak cukup hanya "seharian"bersama cewe,,, banyak hal yang harus kita jalani, seperti saling mengenal, saling berbagi, n membangkitkan sebuah kecocokan dari suatu hubungan itulah yang dinamakan cinta, dan yang terpentin. okeah kita pacaran ma dia hanya dengan jalan seharian, tapi kalo kita cuma kenal dia luarnya aja, itu sama aja boong, nah kita perlu berhati hati, siapa tau orang yang kita kenal itu teroris yang suka bikin bom untuk meledakkan kamarnya sendiri, atau seorang wts yang sering gonta ganti pasangan tidur,,, kita ga tau itu kalo kita cuma mengenalnya sehari dua hari aja, lidah tak bertulang, mulut itu sumber rekayasa, semua bisa kita rekayasa dengan mulut kita, dan kita pengen orang mengenal kita yang baiknya aja, bahkan kita ga pengen orang tau kejelekan kita,jadi apakah kita masih harus percaya dengan hanya jalan sehari saja ma pasangan atau calon pasangan kita?? oh tidakkkkk sekali lagi, semua butuh proses yang panjang, saling mengenal satu sama lain, itulah kuncinya,,, cinta itu bukan obsesi, tapi cinta adalah kasih sayang kepada orang yang kita sayang,memang cinta tidak harus memiliki, tapi cinta menuntut kita untuk memiliki, memiliki sepenuh hati, dan menjaga cunta itu sepenuh hati pula,,,

guru karate gue pernah bilang

"kalo kenal ma orang, carilah dulu kejelekannyaa, jangan hanya memikirkan yang baiknya aja, karena jika kita melihat seseorang dari sisi baiknya aja, maka kita akan terkejut saat orang itu mengeluarkan sifat negatifnya, sebaliknya, jika dari awal kita udah tau sifat jelek dari orang itu, maka kita akan dengan santai menanggapi sifat jelek orang itu, karena kita udah tau dari awal,,,"

oke moga aja tips dari pelatih gue itu bisa sedikit bermanfaat,,,

Jumat, 02 April 2010

rara n aurel 2


aurel terlihat santai, membuat rara lebih menajamkan matanya, lalu tiba tiba aurel mendekatkan bibirnya ke mulut rara,"cukup aurel!!" bentak rara, "kenapa setiap aku mau marah, kamu selalu kayak gitu,,, aku ga tahan rel,,," lanjut rara, aurel melepas tangannya, "karena gini juga kan kita bisa jadian n melewati semuanya, 8 bulan bukan waktu yang sebentar untuk menjalani hubungan yng sangat rumit ini,,"jawab aurel, setelah itu aurel pergi, tapi rara kembali menahannya, "ajak gue rel,,, plisss" kata rara manja, "hmmm gimana ya?? oke eh sekali aja ya,,,"jawab aurel sambil mencubit hidung kekasihnya itu,,, "iya,,,"jawab rara manja.
rara mengambil tasnya di kelas, lalu sonya menghampiri, "mau keana lo?" tanya sonya yang juga teman geng nya, "ummmm guuu guu gue sakit son,,,"jawab rara sekenanya, sonya adalah ketua geng, dia bisa jadi bijaksana, tapi juga bisa jadi bengis kalo lagi marah, "ohhh ya udah gue anterin, makanya, jangan lupa makan kalo berangkat sekolah itu,,." kata sonya lagi "iya son,,, tapi gue udah janji ma aurel, daripada dia bolos, mending dia anterin gue pulang"jawab rara lagi "hahay,,, ide bagus tuh,,, mana aurelnya??"tanya sonya melihat sekeliling, tiba tiba aurel datang,"rara,,, cepet dong,,,"teriaknya, rara langsung mengambil tas, lalu dia pergi, aurel menatap sonya tajam, sonya hanya senyum melihat mata itu, "gue pergi,,"kata sonya, ïya, jagain rara, inget tuh jangan bolos terus lo!!" jawab sonya,"ya ya ya, dah,,," jawab aurel, sonya dan aurel emang udah lama ga akur, ga tau kenapa, saat mereka bertemu hanya berdua semuanya berubah, seperti dua orang yang ingin membunuh satu ssama lainnya, tapi saat semua anggota geng berkumpul, mereka berdua kompak banget seperti tidak pernah ada masalah.

bersambung

ketika malam tiba


ga usah tanya ma gue apa yang terjadi malam ini, yang jelas nih malam gue terlalu ga tau malu nginep di kosan temen gue, kenapa?? hahay,,, lagi lagi kosan gue mati lampu, kosan gue beda dengan kosn orang orang sekitar yang kebanyakan bayar listrik perbulan,,,kita make voucher untuk bayar listrik, yah, minimal 20 ribu, n maksimal bisa berapapu, satu milyarpun bisa hehe,,, sebenernya enakan kayak gini, untuk 2 minggu, kosan kami yang memiliki sedikit penggunaan listrik ini, cuma perlu mengeluarkan uang 50 ribu, itu juga un tuk 2 rumah, sebenarnya 3 rumah, tapi satu rumah lagi kagak di pake soalnya kakak tingkat kita udah cabut buat PKL di kebun,,, nah, agen listrik elektrik yang kantor nya di dekat kosan gue ini, tutup pas sabtu, minggu, n hari libur, logis sih,,, untuk mengantisipasi kepadaman listrik karena listrik elektrik ini menggunakan kuota, jadi habisnya kuota tergantung pemakaian kita, nah kalo ternyata hari jumat kuota masih banyak sekitar 15 ke atas, kami masih bisa tenang karena hari sabtu n minggu kemungkinan kuota habis ga ada, kecuali kalo kita pasang alat band, lalu konser seharian di depan rumah, tapi sebaliknya, kalo ternyata listrik di hari jumat itu cuma 2 atau 3, itu bahaya, n kami harus ngumpulin duit untuk beli listrik,,, hari kamis sebelum paskah kemaren, gue beli listrik, karena kuotanya udak minim banget, kita beli yang 20 ribu aja, soalnya rumah satu lagi ga ada duit untuk beli 50 ribu, pergilah gue n yusran temen sekosan gua ke agen bayar listrik voucher.
gue: chank, lo yang beli ya, gue nunggu motor, biar ga bayar parkir gitu,, oke,,
uchank: oke deh,, tunggu ya,,
gue: yupzz jangan lama lama,,,
5 menit kemudian
uchank: eh listriknya ga ada, jaringannya rusak.
gue: ah masa sih?? boong ah,,,
uchank: iya,,, sumpah deh,,
gue:ya udah besok aja
uchank: besok kan paskah, mereka tutup,,
gue: trus kapan??
uchank: kalo ga sabtu ya hari senin,,,

jumat listrik mulai padam, sekarang hari sabtu, tadi malam gue tidur di rumah anak bengkulu yang berada tepat di depan kosan gue, kenapa ga tidur di rumah sendiri aja??? ih males banget, udah gelap, panas, pastinya banyak nyamuk,,, apakah nanti malam akan seperti ini lagi??? oh tidakkkkkkkkk

RSS Subscribe

Labels